10 Kalimat Ini yang Bisa Kamu Berikan Ke Pasangan Biar Marahmu Terlihat Elegan
abgstabil.com - Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan agar marahmu tetap
elegan dan jauh dari kesan galak. Salah satunya adalah dengan mengucapkan
kalimat-kalimat berikut ketika kamu tengah marah dengan cowokmu. Marahmu bisa
jadi elegan dan nggak buang-buang tenaga.
1. “Egoku udah aku tinggal di rumah. Egomu gimana? Masih
ikut atau udah kamu tinggal juga?”
Saat marah dengan pasangan, kadang kehadiran ego malah makin
memperburuk keadaan. Nah walaupun kamu lagi marah-marahnya ke cowokmu, coba deh
untuk mengingkirkan dulu ego lalu mulai bicara dengannya biar nggak saling
diem-dieman aja. Menunjukkan bahwa kamu marah ‘kan nggak harus dengan teriak-teriak.
Tapi dengan mengajaknya bicara duluan, bisa juga kamu lakukan.
2. “Bukannya aku nggak peduli. Tapi kamu udah cukup dewasa
untuk menyelesaikan masalah ini,”
Kadang marahmu juga perlu ditunjukkan, biar cowokmu lebih
sedikit perhatian. Coba aja bilang “Kamu udah cukup dewasa untuk masalah ini,”.
Mungkin dia akan menyadari kalau marahmu isinya nggak hanya emosi tapi juga
perhatiannya padamu.
3. “Jarang ngasih kabar nggak apa-apa. Cuma jangan sampai
lupa kalau kamu udah punya aku di sini,”
Siapa sih yang nggak marah kalau cowoknya hilang kabar?
Begitu juga dengan kamu yang jarang diberi kabar olehnya. Marah boleh, tapi
yang elegan. Salah satunya dengan mengucapkan kalimat ini.
4. “Coba deh sekali-sekali dilihat dari sudut pandang kita.
Nggak cuma dari kamu dan mereka,”
Cowok nggak jarang juga selalu memandang sesuatu dari sudut
pandangnya sendiri. Bahkan dari sudut pandang orang lain yang menurutnya baik.
Padahal ‘kan sebuah hubungan nggak hanya dia yang jalani, tapi juga ada kamu di
sisi. Seharusnya dia melihat sesuatu dari sudut pandang kalian berdua. Bukan
hanya dari sudut pandangnya aja, apalagi melibatkan mereka.
Konon, cewek paling sering bilang “aku nggak apa-apa”
dibanding cowok. Ya ada benarnya juga sih. Apalagi kalau cowokmu melakukan
kesalahan dan sering dia lakukan. Misalnya sering lupa kalau dia ada janji sama
kamu. Kalau udah gitu, meluapkan marahmu dengan ngomong “aku nggak apa-apa”
boleh aja, tapi jangan lupa bilang alasan marahmu juga.
6. “Boleh minta peluk? Biar marahku cepat hilang ke kamu,”
Sebuah pelukan memang bisa membuatmu nyaman. Selan itu,
pelukan darinya juga bisa sedikit meredakan marahmu. Kalau kamu lagi marah sama
dia dan pengin dipeluk ya bilang aja. Abaikan dulu egomu dan tunjukkan bahwa
kamu sebenarnya marah dengannya. Walaupun kamu sebenarnya marah tapi ingin
dipeluk juga sama dia.
7. “Iya, aku marah sama kamu. Tapi kamu harus tahu, marahku
ke kamu ada rasanya. Rasa sayang dan cinta,”
Bukan bermaksud gombal saat kamu mengucapkan kalimat
tersebut. Tapi kamu hanya ingin dia tahu kamu lagi marah sama dia. Marah
dengannya bukan berarti kamu nggak cinta ‘kan? Walaupun kamu marah, tapi kamu
tetap sayang dan cinta dengannya. Hal itu akan membuat dia nggak mencari
pelarian saat kalian tengah bertengkar dalam hubungan.
8. “Aku sih nggak masalah. Tapi kalau diulangi, ya beda lagi
nanti,”
Katakan saja kalimat ini saat dia membuatmu marah karena
kesalahannya. Memang sih manusia nggak ada yang sempurna dan tempatnya salah.
Namun jika kesalahannya terus aja dia ulangi, ya akan beda lagi sikapmu
padanya.
9. “Sebelum memutuskan sesuatu, coba deh dipikir dulu.
Selagi kamu masih ada waktu,”
Mengucapkan kalimat di atas, nggak ada salahnya kamu coba
saat cowokmu terlalu cepat mengambil keputusan yang pada akhirnya justru akan
merugikan dirinya nanti. Sebagai ceweknya, kamu memang perlu untuk turut
berpendapat. Memikirkan resiko sebelum mengambil keputusan ‘kan nggak ada
ruginya untuk dicoba?
10. “Aku bukannya mau ngatur kamu. Aku cuma ingin kamu
tahu,”
Cowok seringkali beranggapan bahwa cewek suka ngatur-ngatur
hidupnya. Padahal nggak begitu kenyataannya. Kamu hanya ingin dia tahu tentang
apa yang kamu rasakan sekarang. Begitu pula saat kamu salah, kamu berusaha
untuk mendengarkan apa yang cowokmu nggak suka darimu. Saling memahami pasangan
‘kan nggak ada salahnya dalam sebuah hubungan?
Sesekali menunjukkan marahmu padanya boleh aja kamu lakukan.
Biar dia lebih peka dan kalian bisa sama-sama memperbaiki apa yang salah dengan
hubungan. Namun, jangan keterlaluan juga dalam meluapkan marahmu padanya. Cukup
dengan kalimat-kalimat di atas, sudah mewakili marahmu secara elegan. Nggak
perlu rasaya kamu teriak-teriak untuk meluapkan marahmu. Selain buang-buang
tenaga dan waktu, apa iya kamu nggak malu kalau melakukan hal itu?




Post a Comment